Help CenterHG Control · Multi Tenant Control
Control plane
Quick start

Dari login sampai tenant online

Urutan aman: login → cek Monitoring → kelola tenant/user → konfigurasi bisnis → provisioning → verifikasi → billing/renewal → audit.

Manual versionV1.2 · Sep 2026HG Control Panel
01

Login & akun

Akses HG Control melalui domain admin yang dilindungi Cloudflare Access.

  1. Buka domain HG Control dan selesaikan autentikasi Cloudflare Access menggunakan akun yang berwenang.
  2. Pastikan avatar akun muncul di kanan header; klik avatar untuk melihat nama, email dan role platform.
  3. Gunakan Profil saya untuk nama/avatar, Pengaturan untuk platform, dan Keluar untuk mengakhiri sesi.
Jangan membagikan akun owner. Tambahkan user melalui modul Users agar role dan audit trail tetap terpisah.
02

Dashboard

Ringkasan kondisi platform sebelum melakukan perubahan operasional.

  1. Periksa jumlah tenant, status operasional, renewal yang mendekati jatuh tempo dan alert penting.
  2. Buka Monitoring lebih dulu bila ada status degraded/offline sebelum mengubah konfigurasi tenant.
  3. Gunakan quick action untuk menuju modul kerja; hindari menu Infrastructure untuk pekerjaan bisnis biasa.
03

Tenant management

Pembuatan, aktivasi dan pemeliharaan tenant dilakukan dengan ownership yang terisolasi.

  1. Buka Tenants, pilih tenant existing atau gunakan workflow tambah tenant.
  2. Lengkapi identitas bisnis, owner email, paket, kategori dan status lifecycle.
  3. Pastikan resource GitHub/Cloudflare/D1/R2/domain mengikuti tenant yang benar sebelum provisioning.
04

Users & roles

Gunakan prinsip least privilege: berikan hak sesuai pekerjaan, bukan sesuai kenyamanan.

  1. Buka Users untuk melihat akun platform dan membership tenant.
  2. Tetapkan role owner/operator/support sesuai scope; user tenant tidak boleh memperoleh akses lintas tenant.
  3. Untuk perubahan identity penting, gunakan workflow user/tenant owner agar relasi akses dan audit tetap konsisten.
05

Brand Studio

Mengatur visual global HG Control tanpa mengubah source code secara manual.

  1. Buka Settings → Brand Studio. Ubah warna, typography, layout, menu atau ornamen; preview berubah langsung.
  2. Pada tab Menu, atur sidebar/topbar serta Header background, Header text dan Header accent.
  3. Periksa kontras dan preview desktop/mobile. Klik Simpan Brand Studio agar konfigurasi tersimpan global.
Jika eksperimen visual tidak sesuai, gunakan Batalkan. Reset hanya mengembalikan preview ke HG Nabawi Gold Default sampai Anda menekan Simpan.
06

Billing, invoice & renewal

Billing LITE tetap menjadi ledger operasional tanpa memaksa payment gateway.

  1. Buka Billing, pilih tenant lalu periksa invoice, transaksi, renewal dan jatuh tempo layanan.
  2. Catat transaksi/status secara konsisten; jangan menghapus history yang sudah menjadi evidence pembukuan.
  3. Review renewal mendatang dan tandai penyelesaian hanya setelah layanan/administrasi benar-benar selesai.
07

Production provisioning

Provisioning diperlakukan sebagai workflow bertahap, bukan satu tombol yang menyembunyikan semua risiko.

  1. Buka Settings → Tenant provisioning dan pilih tenant yang sudah memenuhi data minimum.
  2. Review manifest repository, D1, R2, deployment dan domain. Pastikan semua approval yang diwajibkan sudah tersedia.
  3. Jalankan hanya action yang siap. Bila satu provider gagal, retry service tersebut tanpa mengulang resource yang sudah sukses.
08

Monitoring & operations

Monitoring adalah pintu pertama untuk diagnosis sebelum melakukan perubahan teknis.

  1. Periksa availability website, storage, deployment state dan alert.
  2. Buka detail evidence untuk membedakan masalah aplikasi, domain, provider atau akses.
  3. Catat tindakan korektif pada workflow yang sesuai agar riwayat diagnosis dapat diaudit.
09

Infrastructure & domain

Bagian teknis untuk verifikasi provider, registry, resource, deployment dan domain.

  1. Gunakan Settings → Detail teknis lanjutan hanya saat diagnosis atau perubahan integrasi diperlukan.
  2. Verifikasi account/repository/resource milik tenant sebelum menjalankan tindakan provider.
  3. Perubahan DNS, custom domain, secret, deployment produksi atau resource berbiaya harus mengikuti approval gate.
10

Security & governance

Cloudflare Access menjaga pintu masuk; server-side membership menjaga batas tenant.

  • Gunakan akun individual dan role minimum yang diperlukan.
  • Jangan simpan secret production di source code atau dokumen manual.
  • Periksa tenant isolation sebelum dan sesudah perubahan akses.
  • Jaga provider-write execution tetap disabled kecuali workflow memang mengizinkannya.
  • Gunakan audit/evidence untuk keputusan berisiko.
  • Logout setelah memakai workstation bersama.
11

Troubleshooting

Diagnosis dimulai dari gejala dan evidence, bukan langsung mengubah konfigurasi.

  1. Tidak bisa login: cek Cloudflare Access dan akun/role yang digunakan.
  2. Data tidak tampil: cek Monitoring, API health, tenant scope dan status D1 sebelum retry.
  3. Website/domain bermasalah: cek deployment → DNS/SSL → domain verification secara berurutan.
  4. UI berubah tidak sesuai: buka Brand Studio, Batalkan perubahan yang belum disimpan atau review konfigurasi tersimpan.
12

SOP operator harian

Checklist minimum sebelum menutup sesi kerja HG Control.

  • Cek Monitoring dan alert.
  • Cek renewal/jatuh tempo.
  • Review tenant yang sedang provisioning.
  • Review user/invitation yang pending.
  • Pastikan perubahan Brand Studio sudah disimpan atau dibatalkan.
  • Pastikan tindakan provider berisiko memiliki evidence/approval.
  • Catat incident yang belum selesai.
  • Logout bila sesi tidak lagi diperlukan.
Manual ini adalah panduan operator. Kontrak teknis, release gate dan approval boundary di repository tetap menjadi sumber otoritatif untuk tindakan engineering/production.